roots blower Pedro Gil Indonesia
02 Sep 2026 - Roots Blower | By Admin

Instalasi Roots Blower Pedro Gil BPG 145 dengan Motor 160 kW di Salah Satu Pabrik Semen di Indonesia

 

Tim PT Intidaya Dinamika Sejati saat ini sedang mengerjakan instalasi Roots Blower Pedro Gil BPG 145 dengan motor berkapasitas 160 kW di salah satu pabrik semen di Indonesia.

Proyek ini menjadi salah satu bukti bahwa peran Intidaya tidak berhenti ketika unit telah dikirimkan kepada pelanggan. Kami mendukung pelanggan mulai dari pemilihan dan evaluasi teknis, koordinasi pekerjaan lapangan, instalasi, pemeriksaan sebelum operasi, commissioning, hingga layanan purna jual.

Karena bagi kami, pelanggan tidak membeli sekadar sebuah blower. Pelanggan membutuhkan sistem yang dapat beroperasi dengan andal dan mendukung target produksi pabrik.

Peran Roots Blower di Industri Semen

Roots Blower, yang juga sering dicari dengan istilah Root Blower, merupakan mesin positive displacement yang menghasilkan aliran udara secara kontinu pada tekanan tertentu.

Di industri semen, udara dari blower dapat digunakan untuk berbagai proses, antara lain:

·         pneumatic conveying material berbentuk powder atau bulk;

·         fluidisasi material di silo atau hopper;

·         aerasi dan process air;

·         suplai udara untuk kebutuhan proses tertentu;

·         pemindahan material melalui jaringan perpipaan.

Aplikasi aktual harus ditentukan berdasarkan kebutuhan proses masing-masing pabrik. Tidak semua Roots Blower dapat langsung digunakan hanya karena ukuran motornya terlihat sama.

Pedro Gil menjelaskan bahwa keluarga BPG menggunakan desain rotor tiga lobe dan sistem pengurangan pulsasi. Aplikasi keluarga blower ini mencakup pneumatic conveying dan fluidization, dua proses yang umum ditemui dalam penanganan material industri.

Mengenal Pedro Gil BPG 145

Pedro Gil BPG merupakan blower tipe three-lobe positive displacement. Desainnya menggunakan rotor yang bekerja tanpa kontak langsung di dalam ruang kompresi.

Beberapa karakteristik utama keluarga BPG antara lain:

·         rotor tiga lobe untuk menghasilkan aliran yang lebih stabil;

·         sistem low-pulse untuk mengurangi pulsasi tekanan;

·         rotor dan shaft dengan dynamic balancing;

·         synchronization gear dengan helical teeth;

·         sistem splash lubrication pada sisi gear;

·         konstruksi yang dirancang untuk operasi industri berkelanjutan;

·         pilihan coating tertentu sesuai kebutuhan aplikasi.

Kombinasi tersebut ditujukan untuk memberikan kestabilan operasi, mengurangi vibrasi, menjaga volumetric efficiency, dan mendukung umur pakai mesin yang panjang.

Namun, teknologi blower yang baik tetap membutuhkan instalasi yang benar. Unit premium yang dipasang tanpa memperhatikan alignment, kondisi pondasi, jalur perpipaan, dan parameter proses tetap berisiko mengalami masalah.

Motor 160 kW Bukan Sekadar Masalah Ukuran

Pedro Gil BPG 145 pada proyek ini digerakkan oleh motor berkapasitas 160 kW. Kapasitas tersebut menunjukkan bahwa unit ini merupakan bagian dari sistem industri berskala besar.

Motor 160 kW tidak berarti motor selalu mengonsumsi listrik tepat 160 kW setiap saat.

Beban aktual motor bergantung pada banyak faktor, seperti:

·         flow atau kapasitas udara;

·         differential pressure;

·         kecepatan putaran blower;

·         kondisi udara masuk;

·         pressure loss pada perpipaan;

·         kondisi filter dan silencer;

·         temperatur lingkungan;

·         kondisi mekanis dan alignment;

·         efisiensi motor serta sistem transmisinya.

Karena itu, pemilihan blower tidak boleh dilakukan hanya dengan mencocokkan kapasitas motor dari unit lama. Operating point, pressure requirement, flow, kondisi lokasi, serta lifecycle cost harus dihitung sebagai satu sistem.

Instalasi yang Benar Menentukan Keandalan Mesin

Pada proyek industri seperti ini, pekerjaan tidak cukup hanya dengan meletakkan blower dan motor di atas pondasi. Sebelum unit dioperasikan, beberapa area kritis harus diperiksa secara sistematis.

1. Pemeriksaan lokasi dan pondasi

Tim perlu memastikan elevasi, level pondasi, posisi anchor bolt, kekuatan struktur, ruang maintenance, ventilasi, dan akses pengangkatan telah sesuai. Pondasi yang tidak rata atau tidak rigid dapat menyebabkan soft foot, misalignment, serta peningkatan vibrasi setelah unit beroperasi.

2. Positioning dan mechanical alignment

Posisi blower dan motor harus diatur sesuai desain package. Karena unit menggunakan sistem transmisi pulley dan belt, beberapa hal yang harus dikendalikan antara lain:

·         keselarasan pulley;

·         jarak antarsumbu;

·         belt tension;

·         kondisi shaft;

·         run-out pulley;

·         kekencangan anchor bolt;

·         soft foot pada motor maupun blower.

Belt yang terlalu kendur dapat mengalami slip dan panas. Sebaliknya, belt yang terlalu tegang dapat memberikan beban radial berlebihan pada bearing dan shaft.

3. Koneksi perpipaan tanpa memberikan beban ke blower

Blower tidak boleh dipaksa mengikuti posisi perpipaan yang tidak sejajar. Pipa harus mempunyai support tersendiri sehingga berat dan tegangan perpipaan tidak ditahan oleh flange blower. Pemeriksaan juga harus mencakup flexible connection, expansion movement, arah aliran, kebersihan pipa, serta kemungkinan adanya benda asing sebelum startup.

4. Sistem proteksi dan keselamatan

Sebelum unit dinyatakan siap beroperasi, seluruh rotating parts harus dilengkapi dengan pelindung yang sesuai. Sistem juga perlu diperiksa untuk memastikan keberadaan dan fungsi komponen seperti:

·         belt guard;

·         relief valve;

·         check valve;

·         pressure indicator;

·         temperature monitoring;

·         motor overload protection;

·         emergency stop;

·         filter dan silencer;

·         grounding serta electrical protection.

Foto proyek ini diambil ketika proses instalasi masih berlangsung. Unit belum menunjukkan kondisi final untuk operasi dan seluruh perlengkapan proteksi wajib diselesaikan sebelum commissioning.

5. Commissioning dan pencatatan baseline

Commissioning bukan hanya menekan tombol start. Sebelum dan selama test run, tim perlu melakukan pemeriksaan terhadap:

·         arah putaran motor;

·         level dan jenis oli;

·         kondisi belt;

·         tekanan inlet dan discharge;

·         arus motor pada masing-masing fase;

·         temperatur bearing dan housing;

·         vibrasi motor dan blower;

·         suara abnormal;

·         kebocoran;

·         kestabilan sistem saat menerima beban.

Data tersebut kemudian digunakan sebagai baseline kondisi normal. Baseline sangat penting karena menjadi referensi ketika teknisi melakukan inspeksi atau vibration analysis pada masa mendatang.

Engineering yang Benar Juga Melindungi Biaya Operasi

Untuk mesin berkapasitas besar, masalah kecil dapat berubah menjadi biaya yang besar.

Sebagai ilustrasi, satu persen dari kapasitas motor 160 kW setara dengan 1,6 kW. Apabila nilai tersebut terakumulasi selama 8.000 jam operasi per tahun, nilainya setara dengan sekitar 12.800 kWh per tahun.

Angka tersebut bukan klaim penghematan proyek ini, tetapi menunjukkan bahwa deviasi kecil pada sistem berdaya besar tetap mempunyai dampak ekonomi yang material.

Misalignment, pressure loss berlebihan, filter tersumbat, belt slip, atau pemilihan operating point yang salah dapat meningkatkan konsumsi energi sekaligus memperpendek umur komponen. Karena itu, instalasi termurah belum tentu menghasilkan total lifecycle cost yang paling rendah.

Intidaya Bukan Hanya Menjual Roots Blower

Melalui proyek ini, Intidaya ingin menunjukkan bahwa kemampuan kami tidak berhenti pada penjualan unit baru. Sesuai kebutuhan dan ruang lingkup pelanggan, dukungan Intidaya dapat mencakup:

1.     Konsultasi dan engineering review - mengevaluasi flow, pressure, media, kondisi lokasi, duty cycle, dan kebutuhan proses.

2.     Supply unit dan package - menyediakan Roots Blower, motor, base frame, silencer, valve, instrumentasi, dan komponen pendukung lainnya.

3.     Instalasi dan supervisi lapangan - mendukung positioning, leveling, alignment, belt setting, koneksi perpipaan, dan inspeksi mekanis.

4.     Testing dan commissioning - memastikan unit beroperasi sesuai parameter serta membangun baseline kondisi mesin.

5.     Preventive dan predictive maintenance - melakukan pemeriksaan berkala, vibration analysis, alignment, pengecekan temperatur, dan evaluasi kondisi operasi.

6.     Service, repair, dan overhaul - menangani perbaikan blower, motor listrik, serta berbagai rotating equipment di workshop Intidaya.

7.     Dukungan spare part dan technical support - membantu pelanggan mempertahankan ketersediaan mesin dan mengurangi risiko downtime.

PT Intidaya Dinamika Sejati juga tercantum dalam jaringan resmi Pedro Gil sebagai technical service dan distributor untuk Indonesia.

Kombinasi antara produk, kemampuan engineering, teknisi lapangan, workshop, motor rewinding, alignment, condition monitoring, dan overhaul memungkinkan Intidaya memberikan dukungan yang lebih terintegrasi kepada pelanggan.

Dari Equipment Supplier Menjadi Lifecycle Partner

Target kami bukan sekadar membuat mesin berhasil dinyalakan pada hari pertama. Target kami adalah membantu pelanggan agar mesin:

·         beroperasi secara aman;

·         mencapai kapasitas yang dibutuhkan;

·         tidak mengalami vibrasi abnormal;

·         tidak membebani motor secara berlebihan;

·         mudah dipelihara;

·         mempunyai dukungan teknis ketika terjadi masalah;

·         memberikan biaya operasi yang rasional sepanjang umur mesin.

Pendekatan ini menempatkan Intidaya bukan hanya sebagai supplier equipment, tetapi sebagai partner yang mendukung pelanggan sepanjang siklus hidup mesin - mulai dari engineering, installation, commissioning, maintenance, troubleshooting, hingga overhaul.

Membutuhkan Roots Blower untuk Pabrik Anda?

Jangan memulai pemilihan Roots Blower hanya dari merek, model, atau kapasitas motor. Siapkan terlebih dahulu data berikut:

·         kebutuhan flow;

·         tekanan kerja;

·         jenis udara atau gas;

·         material yang dipindahkan;

·         temperatur inlet;

·         jam operasi per hari;

·         kondisi lingkungan;

·         panjang dan diameter perpipaan;

·         elevasi lokasi;

·         kebutuhan redundancy atau unit standby.

Tim Intidaya siap membantu mengevaluasi kebutuhan tersebut dan menyusun solusi yang mempertimbangkan keandalan teknis, konsumsi energi, kemudahan maintenance, serta total biaya kepemilikan.

 

 

 

Jika Anda membutuhkan bantuan untuk memilih rootsblower yang tepat, Anda dapat menghubungi PT Intidaya Dinamika Sejati. Intidaya Dinamika Sejati adalah perusahaan distributor resmi salah satu produk roots blower Pedro Gil. Produk buatan langsung dari Barcelona yang diimpor ke Indonesia hanya melalui PT Intidaya Dinamika Sejati.

Anda dapat menghubungi sales representatif kami melalui telepon atau whatsapp. Atau Anda juga bisa mengunjungi langsung kantor kami yang berada di 4 kota besar yaitu Jakarta, Surabaya, Medan dan Semarang.
PT Intidaya Dinamika Sejati
roots blower Pedro Gil Indonesia roots blower Pedro Gil Indonesia roots blower Pedro Gil Indonesia
roots blower Pedro Gil Indonesia
Jakarta
Jl. Pangeran Jayakarta
Ruko Blok 123 No. 41
Telp. (021) 600 8054
Semarang
Perum Griya Bukit Jati Asri
Blok C18 - Ungaran Timur
Telp. (024) 7690 2512
Surabaya
Jl. Sidosermo Indah I/11
Kel. Sidosermo - Kec. Wonocolo
Telp. (031) 9984 6533
Jember
Jl. Mh. Thamrin Km 1
Ajung - Kab. Jember
Telp. (0331) 366 505
Medan
Jalan Suasa Tengah, Sampali
Kec. Percut Sei Tuan
Telp. 0811 253 052
Legal Mention | Privacy Policy | Pedro Gil Indonesia @2026 - created by KIBO CREATIVE